Jangan Salah, Ini Perbedaan Gemuk Air dan Gemuk Lemak
sfidnfits.com – Banyak orang terobsesi untuk menurunkan berat badan guna mendapatkan tubuh yang ideal, dan tolak ukurnya adalah angka di timbangan. Tubuh yang gemuk adalah kondisi yang harus dihindari.
Masalahnya, timbangan berat badan tidak dapat membedakan antara berat lemak dan berat air. Bagaimana jika selama ini kamu hanya gemuk air, bukan gemuk lemak, atau malah sebaliknya?
Nah, untuk membuatmu paham perbedaan gemuk air dan gemuk lemak, artikel ini akan membahasnya sehingga memudahkanmu menurunkan berat badan.
Jangan Salah, Ini Perbedaan Gemuk Air dan Gemuk Lemak
Jika kamu memperhatikan berat badanmu setiap hari, kamu akan menemukan dirimu mengalami naik dan turun beberapa kg. Satu pagi kamu akan melihat timbanganmu lebih ringan, dan malamnya menemukan timbangan naik dan lebih berat dari sebelumnya.
Meski ini membuatmu frustasi, kamu juga harus tahu bahwa keadaan ini normal. Berat badan yang naik dan turun dalam satu hari kemungkinan hanyalah berat air, dan ini sering disebut Gemuk Air.
Apa itu gemuk air?
Gemuk air atau yang dikenal juga Edema adalah kondisi penumpukan cairan dalam yang dapat menyebabkan bengkak di area tubuh, kembung, hingga rasa tidak nyaman.
Air biasanya membentuk 50-60% dari total berat badan orang dewasa. Setiap kelebihan air dan penumpukan cairan dalam tubuh bisa meningkatkan berat badan seseorang hingga 1-2 kg dalam sehari. Penumpukan cairan biasanya terjadi di area perut, kaki, dan lengan.
Normalnya, kelebihan air akan dibuang melalui urine atau keringat. Namun, di kondisi tertentu, air justru tidak dapat dikeluarkan dan akhirnya menumpuk di tubuh.
Penumpukan air pada tubuh bisa mengindikasikan adanya penyakit serius, seperti penyakit jantung dan ginjal.
Ciri-ciri gemuk air
Ada beberapa tanda kalau kamu mengalami gemuk air, ini mencakup:
· Kembung, terutama di daerah perut
· Berat badan naik secara tiba-tiba
· Beberapa area tubuh bengkak
· Sendi kaku
· Lekukan di kulit
· Fluktuasi berat
Penyebab gemuk air
Gemuk air disebabkan oleh banyak hal. Kondisi ini bisa bersifat sementara, atau mengarah pada kondisi penyakit serius. Berikut penyebab gemuk air yang perlu kamu tahu:
1. Terlalu banyak konsumsi garam
Salah satu penyebab paling umum di balik retensi air adalah terlalu banyak mengonsumsi garam. Retensi cairan merupakan kondisi ketika kelebihan cairan atau zat tertentu yang seharusnya dikeluarkan, tapi malah menumpuk di dalam tubuh.
Natrium berikatan dengan air dan membuatnya terperangkap di dalam tubuh. Jadi, semakin tinggi natrium dalam makanan yang kamu konsumsi, semakin banyak retensi cairan yang kamu miliki.
2. Makanan banyak karbohidrat
Terlepas dari yang kamu pikirkan bahwa karbohidrat tidak akan membuatmu gemuk. Namun, kamu juga perlu tahu kalau memakan pasta dan roti menghasilkan lebih banyak air. Ini karena satu gram karbohidrat cenderung menyimpan hingga empat gram H2O.
Jadi, jika kamu makan lebih banyak karbohidrat daripada yang dapat digunakan tubuhmu secara efisien sebagai energi, mereka akan disimpan sebagai glikogen dan membuatmu menahan lebih banyak. air.
3. Dehidrasi
Ketika tubuh mengalami dehidrasi, ia akan menahan setiap tetes yang dapat dilakukan untuk mencegah dehidrasi parah. Inilah yang akhirnya membuat tubuh menahan air lebih banyak untuk mengatasi kondisi tersebut.
4. Fluktuasi hormon
Karena hormon yang berfluktuasi, wanita yang mengalami menstruasi lebih mungkin mengalami retensi air daripada mereka yang tidak. Untungnya, kenaikan berat badan seperti ini sering kali hilang dengan sendirinya.
5. Efek obat-obatan tertentu
Beberapa obat-obatan, seperti NSAID dan kontrasepsi terkenal menyebabkan berat badan air. Seseorang harus berkonsultasi dengan dokter mereka jika ada obat yang menyebabkan efek samping yang mengkhawatirkan.
6. Ketidakaktifan fisik
Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menghentikan cairan beredar ke seluruh tubuh dengan baik. Hal ini menyebabkan air menumpuk di sekitar jaringan tubuh, menyebabkan pembengkakan di ekstremitas.
7. Penyakit jantung atau ginjal
Penyakit jantung dan ginjal dapat mengganggu aliran normal darah ke seluruh tubuh. Gangguan ini dapat menyebabkan penumpukan cairan, mengakibatkan pembengkakan dan penambahan berat air.
Cara mengatasi gemuk air
Meski terkadang gemuk air tidak berbahaya, tapi ini sangat tidak nyaman. Guna mengatasi ketidaknyamanan ini, ada beberapa cara mengatasi gemuk air, yaitu:
1. Penuhi asupan protein
Protein membantu menjaga keseimbangan cairan antara darah dan jaringan di sekitarnya. Albumin dan globulin adalah protein dalam darah yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuhmu dengan menarik dan menahan air.
Oleh karenanya, untuk mencegah kelebihan air dalam tubuh, mulailah memenuhi asupan protein harianmu.
2. Makan makanan dengan serat tinggi
Pola makan yang kaya serat adalah kunci untuk melawan berat badan air dan mencegah gejala yang tidak menyenangkan ini.
Serat membuat buang air besar teratur dan membantu memindahkan berbagai hal ke seluruh tubuh untuk menghilangkan limbah dan kelebihan air.
3. Aktif bergerak
Saat berolahraga, tubuh secara alami kehilangan air dalam bentuk keringat. Berkeringat menyebabkan penurunan cepat dalam berat air dan peningkatan aliran darah dan sirkulasi.
Jangan lupa untuk mengisi kembali cairan yang hilang setelah berolahraga untuk mencegah dehidrasi.
Jadi, apa perbedaan gemuk air dan gemuk lemak?
Jelas, gemuk air berbeda dengan gemuk lemak. Gemuk air terjadi ketika sel-sel dalam tubuh menahan kelebihan air karena alasan yang tidak berkaitan dengan jumlah kalori yang kamu konsumsi. Kondisi ini sering menyebabkan kembung, bengkak, dan bengkak, selain fluktuasi berat badan.
Di sisi lain, lemak didapat secara perlahan dan terjadi karena mengonsumsi kalori berlebih dari waktu ke waktu.
Jadi, jika kamu mengalami kenaikan timbangan dan menyadari bahwa itu hanya terjadi dalam satu malam saja, kemungkinan besar berat air karena perlu beberapa waktu bagi tubuh untuk mendapatkan satu pon lemak yang sebenarnya.
Secara lengkap, ini dia tabel perbedaan gemuk air dan gemuk lemak:
Gemuk air | Gemuk lemak |
Diakibatkan oleh kelebihan natrium | Diakibatkan kelebihan kalori secara keseluruhan dalam kaitannya dengan kebutuhan energi |
Penambahan gemuk air prosesnya cepat | Penambahan gemuk lemak cenderung lambat |
Tidak menyebabkan penumpukan lemak di area tubuh | Adanya penumpukan lemak di bawah kulit dan menyebabkan lipatan lemak |
Tidak ada keinginan untuk makan lebih banyak | Gemuk lemak membuatmu ingin makan lebih banyak |
Gemuk air menyebabkan bengkak di beberapa bagian tubuh, seperti tangan dan kaki | Tidak menyebabkan bengkak |
Bersifat sementara | Bersifat tetap |
Jadi, itulah tadi perbedaan gemuk air dan gemuk lemak. Kunci utama mencegah dan mengatasi gemuk air maupun gemuk lemak adalah menjaga pola hidup sehat dan mengatasi penyakit yang mendasarinya.
Referensi:
- Medicalnewstoday, (2018). How to lose water weight naturally.
- Biohnutrition, (2022). The Difference Between Water Weight and Fat.
- Gym-pact, (2022). 10 Ways To Differentiate Water Weight And Belly Fat.